Apa itu Pubertas? Berikut Penjelasannya

Apa itu pubertas? Setiap anak-anak tentunya perlu melewati fase pubertas lebih dahulu untuk menjadi dewasa. Ini merupakan fase yang nantinya menjembatani anak-anak menuju ke masa dewasa mereka serta ditandai dengan banyak perubahan, baik itu untuk segi fisik ataupun segi psikis. Untuk lebih mengetahui lagi mengenai apa itu pubertas maka Anda perlu baca ulasan di bawah ini.

Apa Pengertian dari Pubertas?

Pubertas pada anak perempuan terjadi memang lebih awal jika dibandingkan dengan anak laki-laki. Untuk perempuan sendiri pubertas terjadi pada usia 8 hingga usia 13 tahun dan rata-rata terjadi ketika usia 10 tahun. Perlu diketahui pubertas akan mengakibatkan perubahan fisik serta hal itu juga akan mempengaruhi anak laki-laki dan perempuan.

Untuk anak laki-laki sendiri pubertas umumnya diawali dengan penis dan testis yang memiliki ukuran lebih besar. Selain itu juga akan tumbuh rambut di area ketiak dan kemaluan. Otot yang mulai tumbuh, suara yang makin dalam serta rambut wajah nantinya akan berkembang ketika pubertas tersebut berlanjut.

Sedangkan tanda pubertas umumnya adalah perkembangan payudara, pada anak perempuan. Selanjutnya juga akan tumbuh rambut di bagian ketiak dan kemaluan serta mengalami menstruasi. Terdapat beberapa hal yang terjadi selama masa pubertas, baik itu untuk perempuan maupun laki-laki yaitu mereka akan terkena jerawat.

Selain itu juga akan terjadi lonjakan pertumbuhan maupun peningkatan tinggi badan yang berlangsung begitu cepat selama kurang lebih 3 atau 2 tahun. Mulainya masa pubertas pada anak perempuan akan ditandai dengan pertumbuhan dari payudara. Pada tahapan tersebut nantinya payudara akan tumbuh seperti sebuah gunung kecil yang terkadang akan sakit jika bersentuhan dengan baju atau tak sengaja tersentuh.

Ketika anak perempuan tumbuh payudara di usia kurang dari 8 tahun maka ada kemungkinan anak tersebut akan mengalami pubertas prekoks. Sedangkan jika anak perempuan hingga usia 13 tahun belum tumbuh payudara disebut mengalami pubertas yang terlambat. Karena itulah usia pubertas dari seseorang tentunya akan berbeda-beda antara satu sama lain.

Pubertas pada seorang anak disebut juga perlu terjadi dalam tahapan yang timbul dengan cara berurutan. Menstruasi menunjukkan bahwasanya pubertas telah mendekati akhir atau hal itu merupakan tahapan akhir pubertas pada seorang anak perempuan.

Tahapan pada pubertas perlu berjalan berurutan, menstruasi tak akan terjadi jika di sini belum tumbuh payudara. Selanjutnya menstruasi akan menunjukkan bahwa pertambahan tinggi badan telah mendekati masa akhir.

Tak dapat dipungkiri memang beberapa remaja mengalami masa pubertas yang tidak sama. Beberapa remaja mengalami masa pubertas yang lebih awal dan yang lain lebih lambat hal itu tentu disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya yaitu karena gangguan pada ovarium ataupun kelenjar tiroid, gangguan otak karena tumor, efek samping pasca operasi serta beberapa penyebab yang kurang diketahui secara pasti dan butuh diskusi dengan pihak dokter.

Mengobati masa pubertas yang terlalu cepat dapat dilakukan dengan cara memakai obat-obatan agar bisa mengurangi kadar hormon serta menghentikan perkembangan seksual selama beberapa tahun. Selanjutnya pubertas yang tertunda yaitu ketika anak perempuan belum mulai mengalami proses pertumbuhan payudara di usia 13 tahun atau payudara di sini sudah tumbuh namun menstruasi belum dimulai ketika usia 15 tahun. Penyebab pubertas yang tertunda juga memang kurang begitu jelas. Pubertas tertunda biasanya lebih sering terjadi pada seorang anak laki-laki yang tentunya hal itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

Leave a Reply

Your email address will not be published.